Melayani merupakan tanggung jawab dari setiap orang percaya. Melayani juga sebagai bukti kedewasaan rohani seseorang yang mau dipakai oleh Tuhan menjadi alat kemulian-Nya. Karena melayani merupakan sebuah tanggung jawab maka melakukannya pun harus dengan sepenuh hati.
Pelayanan terhadap Tuhan berarti memberikan doa, mencoba mendekatkan diri kepada-Nya, dan menanti-nantikan Tuhan baik dalam penyertaan di pagi hari, malam hari, maupun saat di surga nanti. Pelayanan terhadap Tuhan juga bisa kita wujudkan dalam bentuk menghormati sesama, dikenal juga dengan melayani sesama. Ini semacam berbuat baik kepada anak
Bacaan : Lukas 24:44-53 Seorang penderita kanker sedang mendekati ajalnya. Saya sedang berada di dalam kamarnya ketika keluarga-nya berkumpul mengelilinginya. Ia berbicara kepada satu per satu anaknya, kepada pasangan mereka, dan kepada cucu-cucunya yang masih muda. Dengan lembut dan penuh kasih, ia memberkati mereka masing-masing.
Dia akan melayani Tuhan seumur hidupnya meskipun dia tahu bahwa dia tidak akan pernah bisa membalas anugerah Tuhan yang besar itu. Dengan memberikan diri-Nya sendiri sebagai korban penebusan dosa Anda, Tuhan Yesus sudah melakukan sesuatu yang terbesar bagi Anda.
Seorang pelayan harus melayani sesuai kehendak Tuhan dan bertanggung jawab merespons panggilan karena panggilan itu menyatakan kuasa Allah melalui pertobatan dan pewartaan Kerajaan Allah. Panggilan melayani Tuhan merupakan anugerah yang diberikan seturut kehendak-Nya.
POKOK DOA. Bapa, aku mau melayani-Mu karena aku mengasihi-Mu dan aku mau menjadi berkat bagi kemuliaan-Mu. Roh Kudus, singkirkanlah motivasi yang salah dari dalam hatiku, aku mau melayani Tuhan dengan motivasi hati yang benar. Dalam nama Tuhan Yesus.
Kami mau tetap setia dan semangat melayani Engkau, sebab kami percaya, Engkau telah mendengar dan mengabulkan doa kami. Pada waktunya, jawaban-Mu akan kami terima dan hati kami akan penuh dengan sukacita.
aqRK.
khotbah semangat melayani tuhan